Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, Agustus 10

Pengertian permainan bola voli



Permainan Bola Voli
Taktik adalah suatu siasat yang dipergunakan dalam pertandingan
bola voli untuk mencari kemenangan secara sportif. Bentuk
taktik penyerangan dan pertahanan yang mencakup pengertian
taktik individual, taktik kelompok, serta taktik tim harus dimatangkan
dalam pertandingan.


a. Taktik Penyerangan
Taktik penyerangan diartikan untuk mengharuskan regu
lawan bertindak menuruti regu yang melaksanakan penyerangan.
Oleh sebab itu, informasi suatu regu harus merata
pembagian kekuatannya dalam posisi apa pun untuk melakukan
serangan sehingga penempatan smasher, set-uper, dan
pemain universal harus diperhitungkan dengan matang agar
dicapai pemerataan kekuatan dalam penyerangan.
Jenis-jenis pemain sesuai dengan tugas dan fungsinya
dapat dibagi menjadi tiga.
1) Smasher (Sm), bertugas sebagai penyerang utama.
2) Set-uper (Su), bertugas sebagai pengumpan ke smasher.
3) Universal (U), bertugas dan berfungsi serba guna.
Dari jenis dan fungsi pemain di atas, dapat dijelaskan
macam-macam sistem penyerangan sebagai berikut.
1)    Sistem 4 Sm – 2 Su (4 smashers – 2 set-upers).
2)    Sistem 4 Sm – 1 Su – 1 U (4 smashers – 1 set-uper – 1 universal)
3)    Sistem penyerangan 5 Sm – 1 Su (5 smashers – 1 set upper)
4)    Sistem penyerangan ditinjau dari posisi tempat penyerangan

b. Taktik Pertahanan
Yang dimaksud dengan taktik pertahanan adalah pemain
bertahan dalam keadaan pasif menerima serangan lawan,
dengan harapan adanya kesalahan dari regu penyerang. Taktik
bertahan harus memiliki prinsip bahwa dengan bertahan
regunya akan dapat menyerang kembali regu lawan.
Pertahanan dapat dibagi menjadi tiga, yaitu pertahanan
di atas net (blocking), pertahanan daerah tengah, dan pertahanan
daerah lapangan belakang.
Dalam suatu pertandingan, suatu regu mungkin menggunakan
beberapa sistem permainan, beberapa pola, dan beberapa
tipe pertahanan. Hal ini dilakukan karena bola yang
datang dari lawan selalu berubah-ubah.
Sistem-sistem pertahanan antara lain sebagai berikut.
1) Sistem 0 : 3 : 2 dan 1 : 3 : 2.
Sistem 0 : 3 : 2 dan 1 : 3 : 2, artinya tanpa block/block
satu, pertahanan daerah tengah tiga pemain dan pertahanan2 pemain.
2) Sistem 2 : 1 : 3, 2 : 2 : 2, dan 2 : 0 : 4.
(a) Sistem 2 : 1 : 3, artinya dua block, satu pertahanan
tengah, dan tiga pertahanan belakang.\
(b) Sistem 2 : 2 : 2, artinya dua pemain melakukan
block, dua pemain pertahanan tengah,
dan duaorang pemain pertahanan belakang.
(c) Sistem 2 : 0 : 4, artinya dua pemain melakukan
block, lapangan tengah tidak ada yang menjaga,
daerah belakang dijaga oleh empat pemain. Sistem
ini digunakan untuk menghadapai smash lawan
yang keras, jarang melakukan plesing dan dink didaerah belakang block.
3) Sistem 3 : 1 : 2, 3 : 2 : 1 dan 3 : 0 : 3.
(a) Sistem 3 : 1 : 2, artinya tiga pemain melakukan
block, satu pemain bertahan di lapangan tengah,
dan dua pemain bertahan di lapangan belakang.
(b) Sistem 3 : 2 : 1, artinya tiga pemain belakang melakukan
block, dua pemain sebagai pertahanan tengah,
dan satu pemain sebagai pertahanan belakang.
(c) Sistem 3 : 0 : 3, artinya tiga pemain melakukan
block, lapangan tengah tidak dijaga dan tiga pemain
bertahan di daerah belakang.
2. Bermain dengan Taktik Individual
Taktik individual adalah siasat perseorangan dalam menggunakan
kemampuan fisik, taktik, dan mental dengan proses yang
cepat untuk menghadapi problematik dalam mencari kemenangan
secara sportif. Oleh sebab itu, taktik individual dalam sistem
penyerangan sangat besar andilnya dalam keberhasilan suatu taktik
tim penyerangan regu bola voli. Taktik individual ditentukan
oleh smasher yang bekerja sama dengan set-uper (pengumpan).
Melakukan penyerangan supaya produktif, ekonomis, dan efektif
harus memperhatikan petunjuk-petunjuk sebagai berikut.

a. Arahkan smash ke tempat pemain yang lemah dalam bertahan.
b. Arahkan smash ke tempat yang kosong sesuai dengan sistem
pola yang dipergunakan oleh regu lawan.
c. Arahkan bola antara dua pemain defender.
d. Sasaran smash ke tempat pemain bertahan yang sedang
bergerak maju.
e. Pukullah bola di atas pembendung yang lemah.
f. Jalankan smash tipuan sesuai dengan kemampuan.
g. Ganti-gantilah pukulan serangan sesuai dengan teknik yang
telah dikuasai (drive, plesing, dink, dan lain-lain).
3. Bermain dengan Taktik Kelompok
Taktik tim adalah suatu siasat yang dijalankan oleh satu regu
dalam kerja sama untuk mencari kemenangan secara sportif. Taktik
tim merupakan tujuan akhir dalam usaha mencapai prestasi maksimal.
Oleh sebab itu, pola variasi dan tempo penyerangan berperan
penting dalam taktik tim selain sistem-sistem di atas. Pola serangan
tinggi, pendek, cepat, lambat, variasi-variasigerakan di dekat
net, dinamika dari pemain, dan arah serangan bola, semuanya itu
termasuk di dalam taktik tim penyerangan yang harus dimiliki
suatu tim bola voli yang baik.
Urutan dalam tindakan taktik dan strategi yang harus dilaksanakan
oleh setiap pemain dalam suatu tim bola voli adalah sebagai
berikut.
a. Analisis situasi pertandingan melalui pancaindra sesuai
dengan
kondisi lawan yang sedang dihadapi.
b. Merencanakan proses pemecahan mental dalam suatu tugas
taktik yang akan dikerjakan. Dalam putusan ini, biasanya
akal dan pikiran bekerja lebih
menonjol dari unsur-unsur
kejiwaan
lainnya.
c. Tindakan gerakan secara otomatis hasil keputusan yang
diambil
pada proses kejiwaan di atas.
d. Mengevaluasi hasil taktik dan strategi tersebut untuk kemajuan
tim bola voli.
4. Menggunakan Keterampilan yang Sesuai dengan Kebutuhan
Pada permainan bola voli, keterampilan yang dimiliki oleh
seseorang akan menentukan di posisi mana seorang atlet bola voli
itu akan ditempatkan. Hal ini penting karena semua pemain pada
permainan bola voli mempunyai tugas yang berbeda. Adapun keterampilan
yang dibutuhkan pemain sesuai dengan posisi dan tugasnya
adalah sebagai berikut.
a. Tosser/Set-uper
Tugas tosser/set-uper adalah sebagai pengatur serangan
sekaligus sebagai pengumpan. Sesuai dengan tugasnya
sebagai pengatur serangan, seorang set-uper harus memiliki
keterampilan passing atas dan passing bawah yang bagus
sehingga bola-bola yang diumpankan kepada smasher dapat
dipukul dengan baik. Set-uper mengumpan bola ke depan
atau ke belakang badannya serta menurut arah bola dengan
net terdiri dari sejajar, vertikal, atau diagonal. Posisi
set-uper
selalu di depan (tukar posisi apabila bola servis telah
menyeberangi
net). Pada saat-saat tertentu dia berfungsi sebagai
penahan serangan lawan (blocking), dan di saat lain bisa sebagai
pemukul bola tanggung dari lawan. Seorang
set-uper
juga harus memiliki keterampilan membendung dan keterampilan
memukul (smash). Dia harus pandai mencari peluang.
Apabila lawan lengah, bola dapat langsung didorong
ke lapangan lawan yang kosong untuk mendapatkan poin.
b. Smasher
Tugas smasher adalah sebagai penyerang maka keterampilan
utama yang harus dimiliki, yaitu kemampuan memukul
dengan berbagai macam variasi. Posisi smasher selalu di depan
(posisi 2 dan 4) sehingga sekaligus sebagai blocker atau
pembendung serangan lawan. Untuk dapat melakukan tugasnya
dengan baik, seorang smasher harus memperhatikan halhal
berikut ini.
1) Langkah awalan untuk meloncat tidak terlalu lebar sehingga
tidak mengurangi kekuatan kaki dalam menolak.
2) Tidak tergesa-gesa melangkah maju sebelum bola diumpan
(agar tidak melompat di bawah bola).
3) Tidak meloncat di bawah bola sehingga pukulan dapat
dilakukan dengan kekuatan penuh.
4) Meloncat dengan tekukan lutut yang tepat (tahap terakhir
dari awalan) agar ketinggian lompatan dapat maksimal.
5) Memukul bola dengan lengan lurus, telapak tangan terbuka,
dan pergelangan tangan aktif (lentur).
6) Mendarat dengan kedua kaki dan menjaga keseimbangan
badan.
c. Universaler
Universaler adalah pemain serba guna, bisa sebagai
pengumpan, bisa sebagai penyerang, dan juga bisa sebagai
pemain bertahan. Seorang pemain universaler dapat bekerja
dengan baik di mana pun posisinya. Saat berada di daerah belakang,
dia dapat mengambil bola dengan baik sehingga pengumpan
dapat meneruskan bola kepada smasher dengan baik
pula. Saat posisinya di depan ia dapat melakukan smash dan
membendung serangan lawan dengan melakukan blocking.
d. Libero
Libero adalah pemain yang posisinya selalu di belakang
sebagai pemain pertahanan. Ia tidak boleh melakukan servis
dan smash. Tugasnya, yaitu mengambil bola yang berasal
dari lawan dengan passing atas ataupun passing bawah.
Oleh karena itu, penguasaan teknik
passing harus betul-betu lmatang.
 Seorang pemain libero dalam permainan bola voli
tidak perlu memiliki kemampuan memukul bola (smash) dan
membendung (block). Kemampuan yang dibutuhkan adalah
pandai membaca arah bola yang berasal dari lawan dan mengantisipasi
gerak tipu yang dilakukan oleh lawan.
Formasi/susunan pemain bola voli adalah sebagai berikut.
Posisi 1 : server (pemain yang akan melakukan servis).
Posisi 2 : smasher (penyerang kanan).
Posisi 3 : set uper (pemberi umpan).
Posisi 4 : smasher (penyerang kiri).
Posisi 5 dan 6 : pemain pengambil bola/ pertahanan.


3 komentar:

  1. yah sayang kali. ndak bisa di copas....

    padahalkan bisa jadi bahan tugas...

    BalasHapus